Kamis, 29 Agustus 2019

Ketimapanagan Sosial

Pertemuan ke 3
kelas 12 IPS 2
Materi                 
                            KETIMPANGAN SOSIAL SEBAGAI DAMPAK PERUBAHAN  SOSIAL DI TENGAH GLOBALISASI



                                                Mengapa terjadi ketimpangan sosial  ?

Mengapa Terjadi Ketimpangan Sosial?

Ketimpangan sosial dapat diartikan sebagai adanyaketidakseimbangan atau jarak yang terjadi ditengah-tengah masyarakatyang disebabkan adanya perbedaan status sosial, ekonomi, ataupunbudaya. Ketimpangan sosial dapat disebabkan oleh adanya faktor-faktorpenghambat, sehingga mencegah dan menghalangi seseorang untukmemanfaatkan akses atau kesempatan-kesempatan yang tersedia. .

                Dua Faktor penghambat tersebut adalah :

1.    Faktor Internal  :yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri seseorang. !endahnya kualitas sumber daya manusia disebabkan oleh tingkat pendidikan" keterampilan ataupun kesehatan yang rendah, serta adanya hambatan budaya kemiskinan.
2.    .Faktor & eksternal yaitu faktor-faktor yang berasal dari luar kemampuan seseorang. ' ini dapat terjadi karena birokrasi atau ada pelaturan-pelaturan resmi kebijakan sehingga dapat memperkecil akses seseorang untuk memanfaatkan kesempatan dan peluang yang tersedia.

 Dengan kata lainketimpangan sosial tersebut diakibatkan oleh hambatan-hambatan atau tekanan-tekanan struktural. ' tersebut merupakan salah satu penyebabmunculnya kemiskinan struktural.

Salah satu penyebabnya karena adanya hambatan untuk mengakses kehidupan yang lebih layak dan tidak memperoleh kesempatan yang sama dengan kelompok lainnya. Pada dasarnya, faktor-faktor ini terbagi menjadi dua yakni: faktor internal dan faktor eksternal. Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Faktor internal
Faktor internal terdiri dari rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) karena tingkat pendidikan yang kurang mumpuni, dan budaya kemiskinan. Pengertian budaya kemiskinan adalah sikap mudah menyerah, pasrah terhadap keadaan, apatis, dan tidak ada keyakinan masa depan yang baik. Mengapa banyak masyarakat yang bersikap seperti itu? Salah satu jawabannya, mereka tidak berdaya dari segi ekonomi dan kekuasaan. Para pejabat tinggi negara seolah-olah tidak mampu mendorong sikap pesimis mereka. Dibiarkanlah yang miskin menjadi semakin miskin. Begitu pula sebaliknya, yang kaya pun akan semakin kaya.

2.FaktorEksternal

Faktor eksternal berasal dari luar kontrol dan kemampuan setiap individu. Contohnya, birokrasi atau kebijakan pemerintah yang membatasi akses seseorang. Dengan kata lain, kesenjangan sosial bukan terjadi karena seseorang malas bekerja, melainkan ada sistem yang menghambatnya. Misalnya saja, harga sekolah yang mahal membuat keterbatasan untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.

                 Apa Saja Dampak dari Adanya 


Ketimpangan sosial pada suatu negara dapat ditandai dengan tingginya tingkat masyarakat miskin dan/atau menganggur. Golongan masyarakat ini pastilah memiliki pendapatan rendah. Karena rendahnya pendapatan mereka, mereka juga memiliki daya beli yang rendah.
Dampak kedua ini merupakan dampak beruntun dari dampak pertama. Masyarakat yang miskin dan menganggur dengan penghasilan dan daya beli yang minim tersebut akan mulai membandingkan keadaan mereka dengan keadaan masyarakat menengah atau bahkan kaya. Perasaan cemburu ini dapat mengarah ke masalah yang lebih serius, bahkan, mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

 Meningkatnya kriminalitas

Dampak terakhir yang akan dibahas adalah efek beruntun dari dampak pertama dan kedua, namun bukan akhir dari rangkaian dampak adanya ketimpangan sosial. Masyarakat miskin dan menganggur yang merasa cemburu tersebut dapat berbuat nekat dengan melakukan tindak kriminal dengan alasan putus asa karena keadaannya tidak kunjung membaik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar