Jumat, 29 Mei 2020

RANCANGAN PENELITIAN SOSIAL

Pertemuan ke 3
Kelas 10 IPS 3
Materi                                           Ringkasan Materi Sosiologi Tentang Penelitian Sosial





                                                          Penelitian Sosial
                                              

                                       A. Rancangan Penelitian Sosial

Penelitian ialah usaha menarik kesimpulan yang bisa dipercaya kebenarannya, dilakukan secara sadar dan teliti menurut prosedur ilmiah tertentu. Nah, kalau penelitian sosial, dilansir dari wikipedia.org, adalah istilah yang digunakan untuk penyelidikan yang dirancang guna menambah pengetahuan sosial, gejala sosial, atau praktik sosial.
Istilah sosial ini mengacu pada hubungan antara orang-orang, kelompok seperti keluarga, institusi, atau lingkungan yang lebih besar.
Jadi, biasanya yang dijadikan topik dalam penelitian sosial ialah gejala-gejala sosial yang menyangkut individu (seperti kepuasan kerja), kelompok (seperti kepemimpinan), masyarakat (seperti struktur sosial), institusi (seperti kultur organisasi), dan lingkungan luas (seperti pertumbuhan ekonomi negara).

1. Syarat Penelitian

Lalu, apa saja syarat-syarat penelitian? Berikut Quipper Blog jabarkan, ya.
  • Sistematis: Dilaksanakan menurut pola tertentu dari yang paling sederhana hingga kompleks.
  • Terencana: Dilaksanakan secara sengaja dan langkah-langkah yang sudah dipikirkan sebelumnya.
  • Mengikuti prosedur ilmiah: Dilakukan menurut cara-cara yang sudah ditentukan yaitu prinsip memperoleh ilmu pengetahuan.

2. Cara Berpikir Seorang Peneliti

Jika mau jadi peneliti, tentulah kamu sudah harus memiliki cara berpikir layaknya peneliti. Seperti apa?
  • Skeptis: Tidak mudah percaya pada pernyataan yang tak ada bukti fakta dan data yang jelas.
  • Analitis: Menganalisis tiap pernyataan atau persoalan yang dihadapi.
  • Kritis: Berpikir secara objektif berdasarkan fakta dan data yang dicerna dengan akal sehat.
  • Jujur: Tidak memasukkan keinginannya sendiri ke dalam data.
  • Terbuka: Bersedia memberikan bukti penelitian dan siap menerima pendapat pihak lain tentang hasil penelitiannya.

3. Jenis Penalaran dalam Penelitian

Nah, setelah tahu cara berpikir, kamu juga harus tahu jenis-jenis penalaran dalam penelitian. Apa saja?
  • Deduksi: Proses penalaran dari hal yang bersifat umum ke hal yang lebih khusus.
  • Induksi: Kesimpulan ditarik dari satu atau lebih fakta, bersifat dari hal khusus ke umum.
  • Gabungan induksi dan deduksi: Kesimpulan dari penalaran induksi bisa dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan berikutnya dengan menggunakan metode deduksi.

4. Prosedur Penelitian

Tentu saja penelitian memiliki prosedur ya, Quipperian. Adapun prosedur atau langkah-langkahnya ialah sebagai berikut:
  • Penelitian diharapkan pada suatu kebutuhan atau masalah tertentu.
  • Merumuskan masalah hingga batasan, kedudukan, dan alternatif cara pemecahan masalah jadi jelas.
  • Menetapkan hipotesis sebagai titik tolak dalam mengadakan tindakan untuk menentukan alternatif pemecahan masalah yang dipilih.
  • Mengumpulkan data untuk menguji hipotesis.
  • Mengambil kesimpulan berdasarkan hasil pengolahan data dan dikembalikan pada hipotesis yang sudah dirumuskan.
  • Menentukan kemungkinan untuk mengadakan generalisasi dari kesimpulan tersebut serta implikasinya di masa depan.

B. Jenis-jenis Penelitian

Nah, selanjutnya Quipper Blog mau menjelaskan jenis-jenis penelitian. Ada 5 jenisnya, yakni berdasarkan tujuannya, metodenya, taraf pemberian informasinya, data yang dikumpulkan, dan tempat pelaksanaannya. Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Berdasarkan Tujuannya

  1. Penelitian dasar: Mengumpulkan informasi guna menyusun konsep dan hubungan, serta teori untuk menemukan prinsip-prinsip umum mengenai suatu topik yang nyata dalam masyarakat.
  2. Penelitian terapan: Berusaha menetapkan, menguji, dan mengevaluasi kemampuan suatu teori dalam memecahkan suatu persoalan dalam kehidupan sehari-hari. 

2. Berdasarkan Metodenya

  1. Penelitian historis: Fokus kajian adalah peristiwa yang telah terjadi di masa lampau.
  2. Penelitian survei: Seorang peneliti berusaha untuk memperoleh informasi dari berbagai kelompok atau orang dengan cara menyebar kuesioner.
  3. Penelitian eksperimen: Penelitian dilakukan dengan membagi subjek penelitian menjadi dua kelompok untuk dibandingkan menggunakan teori yang berbeda untuk kemudian ditarik kesimpulan teori mana yang paling berpengaruh.
  4. Penelitian observasi: Memperoleh berbagai data konkret secara langsung di lapangan. 

3. Berdasarkan Taraf Pemberian Informasi

  1. Penelitian eksploratif. Penelitian ini menggali suatu gejala yang masih baru.
  2. Penelitian deskriptif. Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih detail tentang suatu gejala atau fenomena.
  3. Penelitian eksplanasi. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan penjelasan tentang mengapa suatu kejadian atau gejala bisa terjadi.

4. Berdasarkan Data yang Dikumpulkan

  1. Penelitian kuantitatif
  2. Penelitian kualitatif

5. Berdasarkan Tempat Pelaksanaannya

  1. Penelitian laboratorium
  2. Penelitian lapangan
  3. Penelitian perpustakaan

C. Pendekatan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Quipperian, berikut ini cara-cara pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Supaya memudahkan kamu untuk melihat perbedaannya, Quipper Blog sajikan dalam bentuk tabel, ya.
Aspek
Kuantitatif
Kualitatif
Masalah yang diteliti
Menekankan beberapa variabel
Menekankan banyak aspek dari satu variabel
Tujuan
Menguji teori dan menegakkan fakta-fakta
Mengembangkan kepekaan konsep dan penggambaran realitas yang tidak tunggal
Objek yang diteliti
Perilaku manusia dan fenomena alam
Perilaku manusia, proses kerja
Sampel
Besar. Memiliki kelompok kontrol yang dipilih secara random dengan pertimbangan strata yang ada
Kecil. Tidak representatif dengan tujuan tertentu
Metode pengumpulan data
Angket, wawancara, observasi, check list
Lebih menekankan pada observasi dan wawancara
Bentuk data
Berupa angket atau data kuantitatif yang diangkakan
Kata-kata, kalimat, gambar, perilaku, replika, manuskrip
Sifatnya 
Deskriptif, komparatif, asosiatif
Deskriptif
Adapun penelitian kuantitatif sendiri punya jenis-jenisnya, lho. Berikut ini jenis penelitian kuantitatif yang harus kamu ketahui:
  1. Deskripsi kuantitatif: Penelitian yang memberikan gambaran mengenai suatu permasalahan sosial dengan menganalisis menggunakan metode statistika.
  2. Survei: Penelitian yang bertujuan memperoleh informasi mengenai sikap,nilai, dan pendapat dengan mengambil sampel populasi melalui kuesioner.
  3. Eksploratif: Penelitian yang bertujuan mengenali variabel tertentu dari suatu fenomena sosial yang ingin diketahui maknanya.
  4. Korelasional: Penelitian yang bertujuan menyelidiki sejauh mana dampak variasi-variasi suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi lain dalam satu faktor atau lebih.
  5. Eksperimen: Penelitian yang bertujuan mengetahui suatu akibat dari pemberian perlakukan yang dilakukan peneliti terhadap objek penelitian.
  6. Eksplanatif: Penelitian yang bertujuan  menjelaskan variabel-variabel yang memiliki kecenderungan tertentu sebagai akibat adanya variabel bebas.
  7. Komparatif: Penelitian yang berupaya membandingkan dua gejala atau lebih. Misalnya, variabel yang untuk sampel berbeda atau variabel berbeda untuk sampel yang sama.

D. Subjek Penelitian

Lanjut lagi ya, Quipperian, setelah membahas pendekatan penelitian, sekarang kita cari tahu apa itu subjek penelitian. Subjek penelitian merujuk pada responden atau informan yang mau dimintai informasi atau digali datanya. Apa saja subjek penelitian?
  1. Populasi: Diambil atau didata semua responden atau informan terkait penelitian tersebut.
  2. Sampel: Penggunaan sampel dalam penelitian diperbolehkan selama sampel tersebut dapat mewakili populasinya dengan baik dan selama teknik pengambilan sampel dilakukan dengan benar.  

                         E. Manfaat Hasil Penelitian

    Nah, kalau sudah melakukan penelitian, tentu penelitian ini haruslah bermanfaat, ya. Jangan sampai kamu meneliti sesuatu yang sia-sia. Manfaat hasil penelitian pun ada banyak dan berbeda untuk tiap kelompok. Apa saja, sih?

    1. Bagi Peneliti

    1.     Mampu mengembangkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki seorang peneliti.
    2.     Mempertanggung jawabkan hasil penelitian baik kepada pribadi maupun orang lain.
    3.     Meningkatkan jenjang karir.
    4.     Menjadi referensi penelitian relevan bagi ilmuwan lainnya.

    2. Bagi Peserta Didik

    1.     Meningkatkan kepekaan sosial.
    2.     Mengembangkan kreativitas.
    3.     Melatih kemampuan menganalisis.
    4.     Melatih kemampuan diskusi hasil penelitian.
    5.     Melatih kemampuan memecahkan masalah sosial di lingkungan.

    3. Bagi Masyarakat

    1.     Memberi masukan dan strategi pemecahan masalah.
    2.     Memberikan informasi terpercaya, objektif, dan up to date.

    4. Bagi Pemerintah

    1.     Memberikan pertimbangan dalam  mengambil kebijakan.
    2.     Memberikan solusi dalam memecahkan masalah sosial.
    3.     Memperoleh masukan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.

    5. Bagi Ilmu Pengetahuan

    1.     Menambah khazanah ilmu pengetahuan.
    2.     Menambah referensi penelitian bagi peneliti lainnya.

    Manfaat Mengomunikasikan Hasil Penelitian

    Wah, ternyata ada banyak banget ya manfaat hasil penelitian itu, Quipperian. Lalu, kalau sudah diteliti pun, ternyata hasil penelitian harus dikomunikasikan juga, lho. Memangnya apa sih manfaat mengomunikasikan hasil penelitian?

    1.     Memperoleh tanggapan dan masukan dari pihak lain.
    2.     Peneliti dapat memperbaiki dan menyempurnakan hasil penelitian.
    3.     Menumbuhkan sikap kritis.
    4.     Menjadi media dalam mengembangkan gagasan.
    5.     Meningkatkan kemampuan komunikasi publik.

    F. Contoh Soal Penelitian Sosial

    Quipperian, mau lebih afdol lagi belajar tentang penelitian sosial-nya? Kalau gitu, coba kerjakan contoh soal di bawah ini, ya!

    Nomor 1

    Setelah kenaikan harga BBM, kehidupan nelayan terpuruk. Kegiatan melaut menjadi berkurang karena nelayan tidak mampu membeli BBM. Hasil tangkapan pun tidak mencukupi untuk menafkahi keluarga. Jika dilakukan penelitian, rumusan masalah yang tepat adalah…

    1.     Mengapa kehidupan nelayan tergantung pada harga BBM?
    2.     Bagaimana dampak kenaikan BBM terhadap kehidupan masyarakat nelayan?
    3.     Benarkah kehidupan nelayan dipengaruhi oleh tingginya harga BBM?
    4.     Bagaimana upaya nelayan mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari?
    5.     Seberapa besar kenaikan harga BBM berpengaruh terhadap hasil tangkapan

    PENUGASAN  !  bUAT kASUS TENTANG MATERI DIATAS SEBANYAK 5 KASUS.

Kamis, 28 Mei 2020

SOSIALISASI DAN BERBAGAI JENIS MEDIA SOSIAL

Pertemuan ke 1
Kelas 10 IPS
Materi                                 SOSIALISASI DAN BERBAGAI JENIS MEDIA SOSIAL






                                                            Latihan soal-soal kelas 10 IPS

                       Contoh Soal Sosiologi dalam bentuk PG dimulai dari soal nomor 1 sampai dengan50

1. Sosialisasi merupakan suatu proses sosial individu agar berperilaku sesuai dengan....
a. teman-temannya
b. daerahnya
c. kelompoknya
d. keluarganya
e. sukunya
 
2. Dalam proses sosialisasi, hal yang ditiru dari orang lain adalah....
a. kebiasaan, sikap, dan ide-ide
b. kebiasaan, keinginan, dan harapan
c. sikap, nilai, dan norma
d. pengetahuan, kebiasaaan, dan keterampilan
e. keterampilan, nilai, dan keinginan

3. Tingkah laku seseorang dalam masyarakat disesuaikan dengan norma yang berlaku dalam masyarakat, merupakan makna dari....
a. sosialisasi
b. normalisasi atau tata hidup sosial
c. adaptasi
d. sublimasi
e. negoisasi

4. Berikut ini termasuk jenis-jenis media sosialisasi, kecuali....
a. masyarakat umum
b. toilet
c. media massa
d. teman sepermainan
e. lingkungan kerja

5. Individu paling lama melakukan proses sosialisasi di dalam lingkungan....
a. keluarga
b. sekolah
c. media massa
d. teman sepermainan
e. masyarakat .

6. Pengertian sosialisasi primer adalah....
A, perkenalan individu pada sektor baru
b. kebutuhan pokok manusia dalam berinteraksi
c. melaksanakan kegiatan di masyarakat berdasarkan nilai dan  orma
d. proses sosialiasi yang dilakukan di lingkungan keluarga
e. memperkenalkan individu pada lingkungan yang baik

7. Salah satu tujuan dari sosialisasi adalah....
a. usaha kerja sama yang diciptakan oleh anggota masyarakat
b. menjaga perasaan orang lain dalam kehidupan masyarakat
c. sebagai dasar pengendali oleh masyarakat
d. setiap individu harus dibiasakan dengan nilai-nilai kepercayaan
e. menentuka perbuatan baik yang diharapkan oleh orang tua
8. Peran teman sepermainan sangat diperlukan bagi pertumbuhan masa kanak-kanak, kecuali....
a. usaha mengurangi rasa stres dan frustasi
b. lebih mudah berkomunikasi dan berinteraksi
c. sebagai tempat belajar dan saling memilik
d. sebagai penyaluran aspirasi yang memperkuat kepribadian
e. diperlukan untuk pertimbangan berpikir dan komunikasi

9. Keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena...
a. menentukan martabat anak
b. menjamin kesehatan anak
c. memenuhi kebutuhan fisik anak
d. menjamin perlindungan anak
e. mengenalkan nilai dan norma

10. Media massa merupakan media sosialisasi yang berpengaruh terhadap perilaku masyarakat karena....
a. perilaku sebagai pelaksana pribadi
b. perilaku proporsional atau perilaku sosial
c. asosiatif dan disoatif
d. perkembangan masyarakat modern
e. menumbuhkan kesadaran sosial dalam bermasyarakat

11. Beberapa macam media sosialisasi:
(1) Media sosialisasi keluarga
(2) Media sosialisasi televisi
(3) Media sosialisasi sekolah
(4) Media sosialisasi lingkungan kerja
(5) Media sosialisasi bapak dan ibu
Diantara media sosialisasi di atas, yang merupakan media sosialisasi sekunder adalah....
a. 1-3-5
b. 2-3-5
c. 3-4-5
d. 1-3-4
e. 2-4-5

12. Lingkungan kerja merupakan media sosialisasi karena....
a. orang yang bekerja akan memperoleh gaji
b. di lingkungan kerja keahlian individu dapat ditingkatkan
c. di lingkungan kerja ada norma-norma yang mengatur para pekerja
d. lingkungan kerja merupakan tempat proses sosialisasi
e. pergaulan di lingkungan kerja lebih luas daripada di rumah

13. Sejak lahir manusia sudah mempunyai dua hasrat pokok, yaitu....
a. bermasyarakat dan sosial
b. menyatu dengan alam dan bebas
c. bermasyarkat dan menyatu dengan alam
d. berhubungan dan berpisah
e. tumbuh dan berkembang

14.Proses mempelajari nilai-nilai dan norma-norma sosial oleh individu-individu disebut....
a. tindakan sosial
b. interaksi sosial
c. proses sosial
d. hubungan sosial
e. sosialisasi

15. Proses sosialisasi yang sangat dominan dalam membentuk kepribadian anak adalah di lingkungan.....
a. masyarkat
b. media massa
c. keluarga
d. teman
e. lingkungan kerja
16. Sosialisasi yang sering kali menghambt perkembangan jiwa remaja dan memberi tekanan psikologis adalah....
a. partisipasif
b. edukatif
c. persuasif
d. komunikatif
e. represif

17. Sosialisasi yang sering kali menghambat perkembangan jiwa remaja dan memberi tekanan psikologis adalah....
a. partisipasif
b. edukatif
c. persuasif
d. represif

18. Sosialisasi partisipasi dalam keluarga akan berdampak positif, yaitu....
a. anak pendiam
b. tidak percaya diri
c. anak pendendam
d. anak berkembang jiwanya
e. anak statis jiwanya

19. Unsur terpenting dari sosialisasi adalah....
a. proses meniru
b. pendidikan
c. tindakan sosial
d. proses pergaulan
e. mengasuh anak

20. Sosialisasi di luar rumah disebut juga....
a. sosialisasi sekunder
b. sosialisasi primer
c. sosialisasi tertier
d. sosialisasi melalui televisi
e. sosialisasi massa

21. Pola perilaku yang diharapkan seseorang sesuai dengan statusnya merupakan pengertian dari....
a. kedudukan
b. kehormatan
c. peranan
d. integritas
e. norma

22. Berikut ini merupakan faktor yang menjadi dasar kepribadi, kecuali.....
a. motivasi
b. sugesti
c. sifat dasar
d. perbedaan individu
e. lingkungan

23. Kepribadian adalah sebagai organisasi....
a. pola tingkah laku masyarakat yang harus ditaati
b. sikap dan tindakan individu sehari-ari di masyarakat
c. kehidupan sehari-hari yang dilihat dari simbol status
d. faktor biologis, psikologis, dan sosiologis yang mendasari perilaku individu
e. usaha individu dalam memenuhi kebutuhan jasmaniah, rohaniah, dan sosialnya

24. Warisan biologi yang memengaruhi keprbiadian, yaitu....
a. kemauan dan ukuran tubuh
b. ukuran tubuh dan jenis kelamin
c. tingkah laku dan jenis kelamin
d. bentuk tubuh dan kemauan bergerak
e. potensi berpikir dan kemampaun tubuh

25. Keluarga merupakan suatu sarana pewaris budaya yang pertama karena.....
a. tempat pemenuhan kebutuhan fisik anak
b. perantar pewaris budaya
c. anak dapat diatur agar sesuai dengan keinginan orang tua
d. memengaruhi martabat anak
e. memperkenalkan nilai dan norma budaya
26. Kerumunan adalah kumpulan orang yang....
a. sulit diatur
b. diorganisir
c. tidak teratur dan terjadi secara spontan
d. seprofesi
e. senasib

27.  Berikut ini termasuk perilaku menyimpang, kecuali....
a. penyalahgunaan narkotika
b. vandalisme
c. pembalap mobil dan petinju
d. perkelahian antarpelajar
e. mabuk di muka umum

28. Penyelenggaraan pertandingan olahraga antarsekolah perlu dijaga keamanannya karena dapat menimbulkan....
a. penyalahgunaan narkotika
b. kriminalitas
c. perkelahian antara pelajar
d. mabuka di muka umum
e. pencurian barang berharga

29. Proses sosialisasi yang tidak sempurna dapat timbul karena hal-hal di bawah ini, kecuali....
a. cacat bawaan
b. kurang gizi
c. gangguan mental
d. kegoncangan jiwa
e. keharmonisan keluarga

30. Contoh kerumunan berikut yang berlawanan dengan norma hukum adalah....
a. kerumunan yang mempunyai pusat perhatian dan persamaan tujuan
b. kerumunan yang dialami sebagai penyalur keinginan saja
c. kerumunan yang bertindak secara emosional
d. kerumunan orang yang sedang dalam keadaan panik
e. kerumunan penonton karena ingin melihat suatu kejadian

31. Seseorang yang sering melakukan kejahatan dengan menganiaya atau membunuh, namun tidak merasa menyesali perbuatannya, maka perbuatannya dilatarbelakangi oleh...
a. pengaruh media massa
b. sikap mental yang tidak sehat
c. pengaruh lingkungan
d. keinginan untuk dipuji
e. pelampisan rasa kecewa

32. Hal terpenting dalam upaya mencegah perilaku menyimpang, yang berupa vandalisme adalah....
a. menghukum berat para pelakunya
b. mengekang pergaulan remaja
c. memberdayakan ronda
d. memperkuat kesadaran akan norma agama dan susila
e. mempererat fungsi sosial bagi pelakunya

33. Perkelahian antarpelajar termasuk bentuk perilaku menyimpang karena tindakan itu....
a. dilarang oleh aparatur negara
b. dapat merugikan orang lain
c. membuang waktu dan energi
d. tindakan itu tidak disenangi oleh orang tua dan guru
e. dapat merugikan orang lain dan dirinya sendiri

34. Sosialiasi yang tidak berjalan dengan baik dan sempurna dapat mengakibatkan....
a. penyimpanan pola perilaku masyarakat
b. sikap apatis
c. penyesuaian pola perilaku
d. penyesuaian kebudayaan
e. penyimpangan isi unsur kebudayaan
Jawaban: a

35. Berikutini akibat penyalahgunaan narkotika
a. rusaknya organ tubuh
b. tindakan kriminal
c. rusaknya susunan saraf
d. tidak dapat berpikir secara rasional
e. penglihatan tajam dan cara berpikir rasional

36. Penggunaan narkotika oleh dokter untuk keperluan medis merupakan bentuk tindakan....
a. pengobatan
b. deviasi sosial
c. penyimpangan
d. bermanfaaat
e. nonetis

37. Salah satu bentuk kejahatan terhadap negara adalah....
a. perjudian
b. pembegalan
c. kudeta
d. membajak hak cipta
e. membajak pesawat terbang

38. Berkaitan dengan teori penyimpangan, perilaku seseorang yang tetap memegang teguh tujuan budaya, sehingga taat pada norma-norma budaya dalam upacara adat disebut....
a. inovasi
b. ritualisme
c. pemberontakan
d. pembandel
e. deviasi searah

39. Media sosialiasi yang pokok dalam sosialisasi anak adalah....
a. keluarga
b. sekolah
c. masyarakat
d. pergaulan
e. lingkungan

40. Akibat buruk yang dapat timbul dari perkelahian antarpelajar adalah....
a. terganggunya suasana belajar
b. meningkatnya pengawasan oleh guru
c. semakin ketatnya disiplin sekolah
d. pembatasan kegiatan belajar siswa
e. terbatasnya kebebasan siswa
41. Sikap orang tua kepada anaknya yang kemungkinan dapat mencegah perilaku menyimpang para remaja, yaitu....
a. mengekang anak tanpa kebebasan
b. memenuhi segala yang diminta anak
c. memberi perhatian dan kasih sayang yang memadai
d. mementingkan kebutuhan kerja demi anak
e. memberi kebebasan pada anak

42. Masayarakat yagn sudah menyesuaikan diri dengan berbagai macam perubahan adalah masyarakat....
a. tradisional
b. pedesaan
c. pinggiran
d. kota
e. desa

43. Pengasingan diri merupakan salah satu tipe pembentukan perilaku menyimpang karena tindakan ini dapat....
a. mengurangi pertikaian
b. menimbulkan sikap apatis
c. bersikap dinamis
d. meninggalkan pertentangan
e. menyebabkan orang sering marah

44. Sosialiasi yang tidak berjalan dengan baik dan tidak sempurna dapat mengakibatkan....
a. penyesuaian pola perilaku
b. penyesuaian kebudayaan
c. penyimpangan dari subkebudayaan
d. sikap apatis
e. penyimpangan dari pola perilaku masyarakat

45. Sesuai untuk menunjukkan cara masyarakat menurut kepatuhan terhadap nilai dan norma adalah sebagai berikut, kecuali....
a. pengendalian sosial
b. gerakan disiplin nasional
c. pengawasan sosial
d. penyimpangan sosial
e. kontrol sosial

46. Seorang siswa yang terlambat, kemudian masuk kelas tanpa permisi kepada guru pengajar, hal ini merupakan pelanggaran atas....
a. norma hukum
b. norma kebiasaan
c. norma kesusilaan
d. norma kesopanan
e. pengendalian sosial

47. Cara mengatasi perilaku menyimpang dari warga masyarakat adalah....
a. interaksi sosial
b. norma-norma sosial
c. pengendalian sosial
d. nilai-nilai sosial
e. proses sosial

48. Nilai sosial sebagai kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek adalah pendapat dari....
a. Young
b. Green
c. Woods
d. Sorokin
e. Kluckon

49. Perspektif perilkau menyimpang, seperti parkir tidak pada tempatnya disebut....
a. perspektif statistik
b. perspektif absolutisme
c. perspektif reaktif
d. perspektif normatif
e. perspektif religi

50. Anak yang tinggal di daerah kumuh cenderung berperilaku menyimpang, karena...
a. penyimpangan campuran
b. penyimpangan individual
c. penyimpangan kelompok
d. hasil sosialisasi yang tidak sempurna
e. penyimpangan nilai-nilai subkebudayaan menyimpang



                                                         "SELAMAT  MENGERJAKAN "