Senin, 31 Agustus 2020

GLOBALISASI DAN PERUBAHAN KOMUNITAS LOKAL

Pertemuan ke 1
Kelas 12 IPS 1.2 dan 3
Materi                               
                                                           APA  ITU  GLOBALISASI  ?


 

Globalisasi sering disebut sebagai fenomena dunia berwajah banyak. Oleh karena itu globalisasi sering diindentikan dengan internasionalisasi, liberalisasi, universialisasi, westernisasi, dan de-teritorilisasi.
1.    Internasionalisasi adalah hubungan antar negara dengan ciri meluasnya arus perdagangan dan penanaman modal.

2. Liberalisasi adalah pencabutan pembatasan-pembatasan pemerintah untuk membuka ekonomi tanpa pagar dalam hambatan perdagangan, pembatasan keluar masuk mata uang, kendali devisa, dan izin masuk suatu negara.
3.    Westernisasi adalah ragam hidup model budaya Barat atau Amerika.
4.    Deteritorialisasi adalah perubahan-perubahan geografis sehingga ruang sosial dan pembatasan, tempat, dan jarak perubahan.

                                                Pengertian Globalisasi Secara Umum

1.    Globalisasi sebagai transformasi kondisi spesial tempola kehidupan. Hidup yang kita alami mengandalkan ruang dan waktu. Artinya, jika terjadi perubahan dalam pengelolaan tata ruang-waktu, terjadi pula transformasi perngargonisasian hidup
.
2. Globalisasi sebagai transformasi lingkup cara pandang. Dengan kata lain globalisasi menyangkut transformasi isi dan cara merasa serta memandang persoalan di kalangan masyarakat dunia.

3.    Globalisasi sebagai trasnformasi modus tindakan dan praktik. Dengan kata lain, globalisasi menunjuk pada proses kaitan yang makin erat di antara semua aspek kehidupan pada skala mondial (dunia).

                                          Karakteristik Globalisasi
Robin Cohen dan Paul Kennedy berpendapat bahwa globalisasi adalah “seperangkat transformasi yang saling memperkuat” dunia. Seperangkat transformasi ini merupakan suatu karakteristik yag meliputi hal-hal berikut:
1.   Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi, satelit dan internet menunjukan komunikasi global terjadi demikian cepat.
2.  Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berubah menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan, pembagian pekerjaan yang baru secara internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional dan dominasi organisasi semacam Worl Trade Organization (WTO).

3.    Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama tv, musik, film, dan transmisi berita olahraga internasional).
4.  Meningkatnya masalah bersama seperti masalah ekonomi, linkungan dan permasalahan-permasalahan lainnya seperti penyakit menular.

                                         Faktor Pendorong Globalisasi
1.    Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
2.    Semakin terbukanya sistem perekonomian negara-negara di dunia
3.    Menggobalkan pasar uang

                                       Gejala Globalisasi di Indonesia

1.    Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Contoh kemajuan IPTEK adalah sebagai berikut:
·  Penemuan telepon sebagai alat telekomunikasi yang membawa kemudahan dalam berkomunikasi bagi penggunanya.
·  Penemuan alat transportasi yang paling ringan seperti sepeda sampai dengan alat transportasi lain yang dapat digunakan di darat, laut maupun udara.
·     Penemuan alat kantor, dari mesin ketik sampai komputer dan leptop yang bisa membantu untuk menyimpan data.
·       Penemuan sumber-sumber energi yang dapat diperbaharui seperti energi surya, nuklir, air, angin, dan biogas melengkapi sumber daya energi yang tidak dapat diperbaharui.

2.    Bidang Ekonomi

Globalisasi ekonomi adalah meningkatnya saling ketergantungan ekonomi negara-negara di dunia berkat percepatan pergerakan jasa, barang, teknologi dan modal lintas perbatasan. Globalisasi ekonomi merupakan proses peningkatan integrasi ekonomi antar negara yang berujung pada munculnya pasar global dan pasar dunia tunggal. Globalisasi ekonomi terdiri dari globalisasi produksi, pasar, persaingan teknologi, perusahaan dan industri. Tren globalisasi dapat dianggap hasil dari integrasi negara maju dengan nagara berkembang melalui investasi langsung asing, pengurangan batasan perdagangan, reformasi ekonomi dan imigrasi.
3.    Bidang Politik
Keberhasilan pembangunan di bidang politik semakin memantapkan tatanan kehidupan politik dan kenegaraan yang berdasarkan demokrasi pancasila, memantapkan organisasi sosial politik dan kemasyarakatan, serta mendorong peningkatan kesadaran berpolitik rakyat. Namun, pendidikan berpolitik pun harus ditingkatkan agar rakyat semakin sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan semakin sadar bagaimana kita menjalin hubungan dengan negara-negara luar untuk memelihara perdamaian dunia.
4.    Bidang Budaya
Globalisasi bidang budaya telah meningkatkan kontak lintas budaya. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa, terutama elevisi, film, musik, dan transmisi berita internasional. Saat ini dapat merasakan hasil gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal melintasi keberagaman budaya, misalnya dalam bidang fasion, busana, literatur dan makanan.
5.    Bidang Agama
Globalisasi di bidang agama lebih berfokus pada aplikasi ajaran agama dalam konteks kekinian tanpa melanggar atau menabrak kaidah-kaidah agama. Globalisasi juga memicu penganut agama untuk memahami penganut agama yang lain dalam konteks toleransi sehingga tercermin kehidupan harmonis dalam masyarakat multikultural.
                                   Dampak Globalisasi Terhadap Komunitas Lokal
1.    Urbanisasi
Urbanisasi merupakan proses perpindahan penduduk dari desa ke kota atau dari pekerjaan pertanian di desa ke pekerjaan industri di kota.
                                 Penyebab terjadinya urbanisasi:
·   Daya tarik ekonomi. Di kota, orang berharap untuk dapat dengan mudah mendapatkan pekerjaan.
·   Daya tarik sosial. Kebanyakan orang pergi ke kota untuk merubah status sosial melalui berbagai macam cara seperti pendidikan atau pekerjaan.
·      Daya tarik pendidikan. Di kota tersedia berbagai fasilitas pendidikan sehingga menarik orang desa untuk menuntut ilmu ke kota.
1.    Kesenjangan Sosial Ekonomi
Faktor pendorong terjadinya kesenjangan ekonomi antara lain sebagai berikut:
·         Menurunnya pendapatan perkapita sebagai akibat pertimbuhan penduduk yang relatif tinggi tanpa diimbangi peningkatan produktivitas.
·   Letidakmerataan hasil pembangunan antardaerah sebagai akibat kebijakan politik dan kekurangsiapan sumber daya manusia.
·      Rendahnya mobilitas sosial sebagai akibat sikap mental tradisional yang kurang menyukai persaingan dan kurang usaha.
·   Hancurnya industri kerajinan rakyat sebagai akibat monopoli para pengusaha bermodal besar.
·   Investasi yang sangat banyak pada proyek-proyek yang padat modal (capital intensive), sehingga pesentase pendapatan dari harta tambahan lebih besar dibandingkan dengan presentasi pendapatan kerja.

1.                                                                            Pencemaran Lingkungan Alam

Masyarakat yang melakukan pembangunan harus memperhatikan kelestarian dan dan perbaikan liingkungan alamnya. Alam sebagai tempat hidup flora dan fauna tidak boleh dikorbankan hanya untuk kehidupan jangka pendek. Dengan canggihnya teknologi globalisasi, manusia cenderung ingin menguasai alam. Dengan teknologi, manusia dapat mengeksploitasi alam dan tanpa menyadari dampak pencemaran lingkungan yang cukup besar.  Contoh dari pencemaran antara lain:
·     Pencemaran udara yang berasal dari asap mobil, asap pabrik, asap pembakaran minyak dan asap pembakaran sampah.
·      Pencemaran air berasal dari pembuangan limbah industri ke sungai, danau, laut atau limbah berasal dari berbagai jenis pestisida dan pupuk yang digunakan petani.
·      Pencemaran kimiawi berupa produk bahan-bahan sintetis yang digunakan sebagai bahan detergen, pupuk dan pestisida.
·         Limbah padat berupa sampah buangan individu atau bisnis tertentu.
·         Polusi panas berupa peningkatan temperatur air dan panas atmosfer yang disebabkan oleh ulah manusia.

1.    Kriminalitas

Pembangunan yang muncul di negara berkembang seperti Indonesia sering memunculkan masalah-masalah seperti berikut:
·        Manipisnya rasa kekeluargaan,
·        Meningkatkan sikap individualitas,
·        Meingkatnya tingkat persaingan,
·        Meningkatnya pola hidup konsumtif
Masalah-masalah tersebut dapat memunculkan tidak kriminal. Tekanan sosial dalam proses globalisasi yang semakin berat memunculkan pola hidup yang memuja kesenangan (hedonisme). Namun disisi lain banyak yang mempunyai keterbatasan untuk memilikinya. Hal tersebut dapat memunculkan tindak kriminalitas seperti penipuan, perampokan, penggelapan, penadahan, perampasan dan pembunuhan.
1.    Lunturnya eksistensi Jati diri Bangsa

Menurut Kurniawan (2012) paham budaya berat yang kurang sesuai di kebudayaan Indonesia dan dapat merusak eksistensi jati diri bangsa yaitu:
·         Individualisme
·         Materialisme
·         Sekuarisme
·         Hedonisme

Untuk membantu kalian lebih memahami materi tentang “Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal” saya akan memaparkan sebuah artikel yang dapat membantu kalian lebih memahami materi diatas.
Simak  video  Berikut  Ini 



Kemudian untuk menambah wawasan mengenai materi ini, maka saya akan memaparkan beberapa soal pengayaan
                             . Silahkan untuk mengerjakan soal dibawa ini!
1 1.  Bagaimana cara anda sebagai generasi muda untuk menanggulangi dampak negatif akan terjadinya globaisasi? Jelaskan!
2 2. Bagaimana globalisasi dapat melunturkan eksistensi jati diri bangsa? Bagaimana peran  anda untuk mempertahankan jati diri bangsa Indonesia agar tidak tergerus oleh arus globalisasi.
3 3.Perhatikan masyarakat di sekitar anda. Buatlah survei mengenai perubahan komunitas lokal wilayah anda sebagai akibat dari globalisasi. Identifikasikan dampak dan perubahan apa saja yang terjadi!

Kamis, 27 Agustus 2020

PERMASALAHAN SOSIAL DALAM LINGKUP KELOMPOK SOSIAL

Pertemuan ke 1
Kelas 11 IPS 1.2. dan 3
Materi   
                                                    PERMASALAHAN  SOSIAL


Apa itu masalah sosial?
Ada dua elemen penting terkait dengan maslah sosial. Elemen yang pertama adalah elemen objektif. Elemen objektif menyangkut kebenaran suatu kondisi sosial. Kondisi sosial didasari berdasarkan pengalaman hidup kita, media dan pendidikan. Kondisi sosial secara objektif berbahaya bagi masyarakat. Dan kondisi ini benar-benar nyata dan pernah dipahami oleh masyarakat. Sementara itu, elemen subjektif maslah sosial menyangkut pada keyakinan bahwa kondisi sosial tertentu berbahaya dan harus diatasi. Kondisi tersebut antara lain kejahatan, penyalahgunaan obat, dan polusi. 
Berdasarkan kedua elemen diatas dapat disimpulkan bahwa masalah sosial merupakan didefinisikan sebagai kondisi sosial yang berbahaya agi anggota masyarakat yang harus segera diatasi.
Teori Fungsionalis
Berdasarkan teori fungsionalis, ada dua pandangan tentang masalah sosial. Kedua pandangan itu berasal dari patologi sosial dan disorganisasi sosial. Menurut patologi sosial, masalah sosial bagaikan suatu penyakit dalam tubuh manusia. Penyakit tersebut disebabkan oleh salah satu sistem, organ atau sel tubuh tidak bekerja dengan baik. Sementara menurut pandangan disorganisasi sosial, masalah sosial bersumber dari proses perubahan sosial yang cepat, seperti revolusi budaya pada tahun 1960. Perubaha sosial yang cepat mengganggu norma dalam masyarakat.
Teori Konflik
Menurut teori konflik, masalah sosial timbul dari berbagai macam konflik sosial. Hal yang paling penting dan umum adalah konflik antar kelas, ras, atau konflik etnis dan konflik gender. Setiap konflik muncul dari ketimpangan antara kuat dan lemah.
1.    Kemiskinan sebagai masalah sosial
Secara sosiologis, kemiskinan timbul sebagai akibat adanya lembaga kemasyarakatan dibidang ekomomi yang tidak berfungsi dengan baik. Contohya di bidang produksi, distribusi, konsumsi barang dan jasa.
                         Penyebab kemiskinan pribadi antara lain:
·         Penyakit mental, megakibatkan seseorang tidak bisa melakukan sesuatu
·         Kecelakaan, membuat seseorang tidak produktif
·         Buta huruf dan kemiskinan juga saling terkait
·         Kemalasan merupakan penyebab kemiskinan
·         Pemborosan
·         Demoralisasi atau penurunan karakter

Sementara itu, faktor geografis yang menyebabkan kemiskinan antara lain:
·         Iklim dan cuaca yang kurang baik memungkinkan penurunan tingkat produktifitas.
·         Tidak adanya sumber daya yang memadai
·         Bencana alam
Disamping sebab geografis, kemiskinan juga dapat disebabkan oleh penebab ekonomis.
·       Sebab pertanian, seperti pupuk yang tidak cukup, peralatan yang tidak memadai, eksploitasi petani oleh tuan tanah, dll
·         Distribusi karyawan yang tidak merata
·         Depresi ekonomi yang mengakibatkan penurunanperdagangan
·         Pengangguran
·         Penimbunan kekayaan yang tidak produktif
2.    Kriminalitas sebagai Masalah Sosial
Penyimpangan dan kriminalitas merupakan dua hal yang berbeda. Penyimpangan merupakan kegagalan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma lingkungan. Sementara kriminalitas merupakan bentuk penyimpangan, khususnya yang melanggar hukum pidana. Tindakan kriminal merupakan bawaan lahir dan dapat dilakukan oleh pria maupun wanita dari beragam usia, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Tindak kriminal dapat dilakukan melalui perencanaan maupun tanpa perencanaan.
Beberapa faktor pendorong tindak kriminalitas
· Terjadinya perubahan sosial, ekonomi, olitik, seperti perang dan bertambahnya pengangguran.
·      Pemerintah yang lemah dan korup sehingga mendorong orang mencari kesempatan untuk berbuat kejahatan.
·        Masalah pendudukan dan kesulitan ekonomi
·        Pengembangan sikap mental yang keliru
3.     Ketidakadilan sebagai masalah sosial

              Ada beberapa bentuk ketidak adilan, meliputi:
·    Stereotip
Merupakan pemberian sikap tertentu secara subjektif terhadap seseorang berdasarkan kategori kelompoknya. Stereotip merupakan salah satu bentuk prasangka antar ras, jenis kelamin, kebangsaan, dan penampilan komunikasi verbal maupun nonverbal.
·    Meginalisasi
Meginalisasi merupakan proses pemutusan hubungan kelompok-kelompok tertentu dengan lembaga utama, seperti struktur ekonomi, pendidikan, dan lembaga sosial lainnya.
·    Subidurnasi
Suberdinasi atau penomorduaan adalah pembedaan perlakuan terhadap identitas sosial tertentu
·    Dominasi
Dominasi merupakan suatu kondisi yang dipahami oleh orang-orang atau kelompok untuk sejauh bahwa mereka bergantung pada hubungan sosial dimana beberapa orang atau kelompok lain memegang kekuasaan sewenang-wenang  atas mereka.
Kemudian untuk menambah wawasan mengenai materi ini, maka saya akan memaparkan beberapa soal pengayaan.
                         Silahkan untuk mengerjakan soal dibawah ini:
1. 1Menurut pendapat anda, mengapa kesenjangan ekonomi menjadi masalah soisal? Jelaskan!
2. 2.Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatasi kenakalan remaja yang sedang marak terjadi saat ini? Bagaimana usaha yang sudah anda lakukan untuk menghindari kenakalan remaja tersebut?
3. 3.Manurut pendapat anda, bagaimana tindak kriminalitas dapat menjadi permasalahan sosial dan bercondong terhadap perbuatan yang negatif? Jelaskan!

                                                                 PERMASALAHANSOSIAL

Klasifikasi Masalah sosial  dan sebab-sebab nya .

Masalah sosial timbul dari kekurangan-kekurangan daalam diri manusia atau kelompok sosial yang bersumber pada faktor-faktor ekonomis, biologis, biopsikologis, dan kebudayaan. Setiap masyarakat mempunyai norma yang bersangkut paut dengan kesejahteraan kebendaan, kesehatan fisik, kesehatan mental, serta penyesuaian diri individu atau kelompok sosial. Penyimpangan-penyimpangan terhadap norma-norma tersebut merupakan gejala abnormal yang merupakan masalah Sosial
 
                                 Beberapa masalah sosial yang penting

1.Kemiskinan
Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mmampu memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. Pada masyarakat modern yang rumit, kemiskinan menjadi suatu masalah sosial karena sikap yang membenci kemiskinan tadi. Seseorang bukan merasa miskin karena kurang makan, pakaian atau perumahan, tetapi karena harta miliknya dianggap tidak cukup untuk memenuhi taraf kehidupan yang ada.

2.Kejahatan
Untuk mengatasi masalah kejahatan, kecuali tindakan preventif, dapat pula diadakan tindakan-tindakan represif antara lain dengan teknik rehabilitasi. Menurut Cressey, ada dua konsepsi mengenai teknik rehabilitasi tersebut. Konsepsi pertama, menciptakan sistem dan program-program yang bertujuan untuk menghukum orang-orang jahat tersebut. Konsepsi kedua lebih ditekankan pada usaha agar penjahat dapat berubah menjadi orang biasa (yang tidak jahat).

3.DisorganisasiKeluarga
Disorganisasi keluarga adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajibannya yanng sesuai dengan peranan sosialnya. Disorganisasi keluarga mungkin terjadi pada masyarakat-masyarakat sederhana karena suami sebagai kepala keluarga gagal memenuhi kebutuhan-kebutuhan primer keluarganya atau mungkin karena dia menikah lagi.

4.MasalahGenerasiMudadalamMasyarakatModern
Masalah generasi muda pada umumnya ditandai oleh dua ciri yang berlawanan, yakni keinginan untuk melawan (misalnya dalam bentuk radikalisme, delinkuensi, dan sebagainya) dan sikap yang apatis (misalnya penyesuaian yang membabi buta terhadap ukuran moral generasi tua). Masa remaja dikatakan sebagai suatu masa yang berbahaya karena pada periode itu, seseorang meninggalkan tahap kehidupan anak-anak untuk menuju ke tahap selanjutnya, yaitu tahap kedewasaan.

5.Peperangan
Peperangan mengakibatkan disorganisasi dalam berbagai aspek kemasyarakatan, baik bagi negara yang keluar sebagai pemenang, apalagi bagi negara yang takluk sebagai si kalah. Apallagi peperangan pada dewasa ini biasanya merupakan perang total, ayitu di mana tidak hanya angkatan bersenjata yang tersangkut, tetapi seluruh lapisanmasyarakat.

6.PelanggaranterhadapNorma-normaMasyarakat
a.Pelacuran
Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual dengan mendapatkan upah.
b.DelinkuensiAnak-anak
Dlikuensi anak-anak meliputi pencurian, perampokan, pencopetan, penganiayaan, pelanggaran susila, penggunaan obat-obatan perangsang, dan mengendarai mobil (atau kendaraan bermototor lainnya) tanpa mengindahkan norma-norma lalu lintas.
c.Alkoholisme
Masalah alkoholisme dan pemabuk pada kebanyakan masyarakat pada umumnya tidak berkisar pada apakah alkohol boleh atau dilarang dipergunakan. Persoalan pokoknya adalah siapa yang boleh menggunakannya, di mana, kapan, dan dalam kondisi yang bagaimana. Umumnya orang awam berpendapat bahwa alkohol merupakan stimulan, padahal sesungguhnya alkohol merupakan racun protoplasmik yangmempunyaiefekdepresanpadasistemsaraf.
d.Homoseksualitas

Secara sosiologis, homoseksual adalah seseorang yang cenderung mengutamakan orang yang sejenis kelaminnya sebagai mitra seksual. Homoseksual merupakan sikap tindakataupolaperilakuparahomoseksual
.
7.MasalahKependudukan
Penduduk suatu negara, pada hakikatnya meruupakan sumber yang sangat penting bagi pembangunan sebab penduduk merupakan subjek pembangunan.

8.MasalahLingkunganHidup
Lingkungan fisik, biologis, maupun sosial senantiasa mengalami perubahan-perubahan. Agar dapat mempertahankan hidup, mannusia melakukan penyesuaian-penyesuaianatauadaptasi

9.Birokrasi
Pengertian birokrasi menunjuk pada suatu organisasi yang dimaksudkan untuk mengerahkan tenaga dengan teratur dan terus menerus untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Untuk menambah wawasan kita, saya sudah mempersiapkan beberapa soal pengayaan  berikut, silahkan  dikerjakan

Soal Pengayaan:

1.Menurut kalian, masalah sosial apa yang banyak terjadi di Indonesia?
2.Bagaimana cara menghadapi permasalahan-permasalahan sosial yang ada?
3.Apakahdefinisipermasalahansosialmenurutanda?
4.Dari berita - berita tersebut, apa kesimpulannya menurut anda?
5.Apa upaya pemerintah yang efektif untuk dilakukan dalam meanggulangi berbagai  permasalahan sosial yang ada menurut anda?